Senin, 28 November 2011

Pola pikir orang kaya dan orang miskin, tips menjadi orang kaya

Semua orang ingin menjadi orang kaya, tidak ada orang yang ingin menjadi orang miskin. Tapi kebanyakan manusia hanya bermimpi menjadi orang kaya. Apakah anda pernah berpikir, mengapa beberapa orang mampu mengumpulkan kekayaan yang sangat banyak, sedangkan banyak orang yang lainnya menjalani kehidupan finansial yang miskin?

Pasti ada semacam cara yang diikuti oleh orang kaya dalam mengumpulkan kekayaan mereka. Suatu cara yang tidak diketahui oleh orang miskin. Secara umum, orang kaya mengetahui cara mengelola uang, sedangkan orang miskin hanya mengetahui cara menghabiskan uang. Orang kaya mempunyai kebiasaan yang bagus mengenai uang, sedangkan orang miskin mempunyai kebiasaan jelek mengenai uang.

Untuk detailnya, berikut ini adalah aturan-aturan sederhana yang menyebabkan seseorang bisa menjadi orang kaya:

1.    Orang kaya mempunyai keyakinan bahwa mereka mampu mengendalikan kehidupan mereka. Mereka percaya bahwa takdir hidup mereka berada di tangan mereka sendiri. Mereka tidak bergantung kepada orang lain dalam mengatur kehidupan mereka. Mereka menyisihkan waktu mereka untuk belajar mengelola keuangan. Oleh karena itu, mereka mampu membuat keputusan finansial yang tepat. Singkatnya, mereka mengambil tanggung jawab penuh terhadap kehidupan mereka sendiri.
Orang miskin menganggap kemiskinan mereka disebabkan oleh pemerintah, para politisi, dan orang-orang kaya di atas mereka. Orang miskin tidak pernah mencoba untuk meningkatkan keahlian mereka, tidak pernah mendidik diri mereka sendiri dalam mengelola keuangan sehingga mereka tidak mampu mengumpulkan kekayaan.

2.    Orang kaya memfokuskan perhatian mereka terhadap peluang. Mereka selalu mencoba mencari jalan keluar dari masalah-masalah mereka. Mereka menemukan dan menciptakan sesuatu yang baru untuk menolong diri mereka sendiri untuk keluar atau menghindari kemiskinan. Mereka juga berpikir untuk menyelesaikan masalah orang lain sehingga mereka menemukan peluang bisnis baru. Oleh karena itu, mereka mampu mengumpulkan banyak uang.
Orang miskin memfokuskan perhatian mereka hanya kepada masalah. Mereka menyalahkan orang lain terhadap masalah-masalah mereka dan tidak mencoba untuk mengatasi masalah mereka sendiri. Mereka takut untuk menginvestasikan uang dan waktu mereka untuk memulai bisnis mereka sendiri. Mereka menghalangi kreatifitas mereka sendiri. Mereka membatasi kemampuan mereka sendiri.

3.    Orang kaya memimpikan hal-hal besar. Orang kaya berpikir tentang hal-hal besar. Mereka berpikir, misalnya, bagaimana caranya menghasilkan uang satu juta dolar dalam satu tahun atau bagaimana caranya mempunyai 10 arena bilyar yang megah.
Orang miskin hanya memikirkan hal-hal kecil, mereka sudah cukup bahagia dengan sebuah pekerjaan yang mampu menghasilkan sejumlah uang untuk membiayai kehidupan mereka dalam satu bulan.

4.    Orang kaya bergaul dengan orang-orang kaya yang lain. Orang kaya bergaul dengan orang sukses yang lainnya. Mereka selalu ingin tahu apa yang sedang dikerjakan oleh orang kaya yang lainnya. Anda dapat meniru kebiasaan ini. Semakin sering anda berinteraksi dengan orang kaya, anda akan mendapatkan pengaruh yang positif dari mereka. Anda akan mampu berpikir seperti orang kaya. Anda pun akan menjadi orang kaya juga, cepat atau lambat.
Orang miskin bergaul dengan sesama orang miskin. Oleh karena itu, pola pikir mereka adalah pola pikir yang miskin. Jika anda bergaul dengan orang miskin atau menghabiskan sebagian besar waktu anda bersama mereka, pola pikir anda akan miskin pula.

Sekarang anda telah mengetahui empat perbedaan pola pikir yang dimiliki oleh orang kaya dan orang miskin. Maka dari itu, tiru dan lakukan apa yang dilakukan oleh orang kaya dan hindari kebiasaan yang dilakukan oleh orang miskin.

Saya tidak mengatakan anda harus meninggalkan teman-teman anda yang miskin, anda hanya harus mengetahui kebiasaan orang kaya dan menirunya dalam kehidupan anda jika anda ingin menjadi orang kaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar