Semua orang ingin menjadi orang kaya, tidak ada orang yang ingin menjadi orang miskin. Tapi kebanyakan manusia hanya bermimpi menjadi orang kaya. Apakah anda pernah berpikir, mengapa beberapa orang mampu mengumpulkan kekayaan yang sangat banyak, sedangkan banyak orang yang lainnya menjalani kehidupan finansial yang miskin?
Pasti ada semacam cara yang diikuti oleh orang kaya dalam mengumpulkan kekayaan mereka. Suatu cara yang tidak diketahui oleh orang miskin. Secara umum, orang kaya mengetahui cara mengelola uang, sedangkan orang miskin hanya mengetahui cara menghabiskan uang. Orang kaya mempunyai kebiasaan yang bagus mengenai uang, sedangkan orang miskin mempunyai kebiasaan jelek mengenai uang.
Untuk detailnya, berikut ini adalah aturan-aturan sederhana yang menyebabkan seseorang bisa menjadi orang kaya:
1. Orang kaya mempunyai keyakinan bahwa mereka mampu mengendalikan kehidupan mereka. Mereka percaya bahwa takdir hidup mereka berada di tangan mereka sendiri. Mereka tidak bergantung kepada orang lain dalam mengatur kehidupan mereka. Mereka menyisihkan waktu mereka untuk belajar mengelola keuangan. Oleh karena itu, mereka mampu membuat keputusan finansial yang tepat. Singkatnya, mereka mengambil tanggung jawab penuh terhadap kehidupan mereka sendiri.
Orang miskin menganggap kemiskinan mereka disebabkan oleh pemerintah, para politisi, dan orang-orang kaya di atas mereka. Orang miskin tidak pernah mencoba untuk meningkatkan keahlian mereka, tidak pernah mendidik diri mereka sendiri dalam mengelola keuangan sehingga mereka tidak mampu mengumpulkan kekayaan.
2. Orang kaya memfokuskan perhatian mereka terhadap peluang. Mereka selalu mencoba mencari jalan keluar dari masalah-masalah mereka. Mereka menemukan dan menciptakan sesuatu yang baru untuk menolong diri mereka sendiri untuk keluar atau menghindari kemiskinan. Mereka juga berpikir untuk menyelesaikan masalah orang lain sehingga mereka menemukan peluang bisnis baru. Oleh karena itu, mereka mampu mengumpulkan banyak uang.
Orang miskin memfokuskan perhatian mereka hanya kepada masalah. Mereka menyalahkan orang lain terhadap masalah-masalah mereka dan tidak mencoba untuk mengatasi masalah mereka sendiri. Mereka takut untuk menginvestasikan uang dan waktu mereka untuk memulai bisnis mereka sendiri. Mereka menghalangi kreatifitas mereka sendiri. Mereka membatasi kemampuan mereka sendiri.
3. Orang kaya memimpikan hal-hal besar. Orang kaya berpikir tentang hal-hal besar. Mereka berpikir, misalnya, bagaimana caranya menghasilkan uang satu juta dolar dalam satu tahun atau bagaimana caranya mempunyai 10 arena bilyar yang megah.
Orang miskin hanya memikirkan hal-hal kecil, mereka sudah cukup bahagia dengan sebuah pekerjaan yang mampu menghasilkan sejumlah uang untuk membiayai kehidupan mereka dalam satu bulan.
4. Orang kaya bergaul dengan orang-orang kaya yang lain. Orang kaya bergaul dengan orang sukses yang lainnya. Mereka selalu ingin tahu apa yang sedang dikerjakan oleh orang kaya yang lainnya. Anda dapat meniru kebiasaan ini. Semakin sering anda berinteraksi dengan orang kaya, anda akan mendapatkan pengaruh yang positif dari mereka. Anda akan mampu berpikir seperti orang kaya. Anda pun akan menjadi orang kaya juga, cepat atau lambat.
Orang miskin bergaul dengan sesama orang miskin. Oleh karena itu, pola pikir mereka adalah pola pikir yang miskin. Jika anda bergaul dengan orang miskin atau menghabiskan sebagian besar waktu anda bersama mereka, pola pikir anda akan miskin pula.
Sekarang anda telah mengetahui empat perbedaan pola pikir yang dimiliki oleh orang kaya dan orang miskin. Maka dari itu, tiru dan lakukan apa yang dilakukan oleh orang kaya dan hindari kebiasaan yang dilakukan oleh orang miskin.
Saya tidak mengatakan anda harus meninggalkan teman-teman anda yang miskin, anda hanya harus mengetahui kebiasaan orang kaya dan menirunya dalam kehidupan anda jika anda ingin menjadi orang kaya.
Blog Orang Stress
biar gak stress mendingan nulis2...
Senin, 28 November 2011
Jumat, 18 November 2011
Tugas seorang pria
Tugas seorang pria adalah untuk menjaga kehormatan dirinya. Menjaganya dari kehinaan yang mungkin terjadi jika ia lalai dalam menjalani kehidupan yang dilandasi oleh kebijaksanaan dan kewaspadaan.
Tugas seorang pria adalah untuk melindungi siapa pun yang seharusnya ia lindungi dengan tanpa syarat dan dengan tanpa takut. Ini adalah tugas mulia seorang pria dilahirkan untuk menjadi tameng dan tombak kehidupan.
Tugas seorang pria adalah untuk mencintai dengan penuh kelembutan. Seorang pria diciptakan bukan untuk menjadi orang yang kejam kepada sesamanya, namun untuk mencintai dengan penuh kasih sayang dan menjalani kehidupan dengan hati yang lembut untuk menyayangi siapa pun yang pantas untuk disayangi. Dan semua orang pantas untuk disayang.
Tugas seorang pria adalah untuk menyerang dengan tanpa ampun. Jika situasi membutuhkan, seorang pria harus menjadi seganas singa, sekejam buaya, dan selicik serigala. Ini adalah mekanisme perlindungan diri untuk menjaga kehormatan, menyayangi, mencintai dan sebagai wujud kelembutan yang ditampilkan dengan wajah yang lain.
Tugas seorang pria adalah untuk melindungi siapa pun yang seharusnya ia lindungi dengan tanpa syarat dan dengan tanpa takut. Ini adalah tugas mulia seorang pria dilahirkan untuk menjadi tameng dan tombak kehidupan.
Tugas seorang pria adalah untuk mencintai dengan penuh kelembutan. Seorang pria diciptakan bukan untuk menjadi orang yang kejam kepada sesamanya, namun untuk mencintai dengan penuh kasih sayang dan menjalani kehidupan dengan hati yang lembut untuk menyayangi siapa pun yang pantas untuk disayangi. Dan semua orang pantas untuk disayang.
Tugas seorang pria adalah untuk menyerang dengan tanpa ampun. Jika situasi membutuhkan, seorang pria harus menjadi seganas singa, sekejam buaya, dan selicik serigala. Ini adalah mekanisme perlindungan diri untuk menjaga kehormatan, menyayangi, mencintai dan sebagai wujud kelembutan yang ditampilkan dengan wajah yang lain.
Kamis, 17 November 2011
Wanita itu berbahaya
Wanita adalah mahkota kehidupan pria. Wanita adalah kehormatan pria. Wanita adalah kebanggaan dan kebahagiaan hidup seorang pria. Namun, jika tidak tepat dalam memperlakukan dan menyikapi seorang wanita, ia bisa menjadi racun yang membunuh kehidupan pria dari dalam. Tanpa disadari, wanita bisa membuat seorang pria hancur. Jika tidak tepat dalam menyikapi kehadiran seorang wanita, ia bisa membuat seorang pria kehilangan konsentrasi, kehilangan fokus, kehilangan akal sehat dan kehilangan tenaga untuk mampu menciptakan karya yang sesuai dengan cita-citanya.
Wanita adalah ibarat bunga mawar, keindahan bunga mawar sangat mempesona jika dilihat tanpa memegangnya. Namun, jika seorang pria berusaha untuk meraihnya dalam genggaman tangannya dengan ceroboh, duri yang ada di tangkainya akan menusuk jari tangan pria dan membuatnya berdarah. Itulah seorang wanita. Indah, cantik dan mempesona. Namun jika tidak hati-hati dalam meraihnya, ia justru akan melukai kita. Dibutuhkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam menyikapi seorang wanita. Kecuali jika anda adalah seorang pria yang betul-betul dingin dan tidak peduli dengan cinta dan wanita.
Wanita adalah ibarat bunga mawar, keindahan bunga mawar sangat mempesona jika dilihat tanpa memegangnya. Namun, jika seorang pria berusaha untuk meraihnya dalam genggaman tangannya dengan ceroboh, duri yang ada di tangkainya akan menusuk jari tangan pria dan membuatnya berdarah. Itulah seorang wanita. Indah, cantik dan mempesona. Namun jika tidak hati-hati dalam meraihnya, ia justru akan melukai kita. Dibutuhkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam menyikapi seorang wanita. Kecuali jika anda adalah seorang pria yang betul-betul dingin dan tidak peduli dengan cinta dan wanita.
Rabu, 16 November 2011
Peran orangtua dalam mendidik anak
Keberhasilan atau kegagalan seorang anak sangat ditentukan oleh sikap orangtua dalam mendidik anak. Tanpa disadari, kadang-kadang orangtua telah salah dalam mendidik anak. Sebagai akibatnya, anak-anak akan mengalami kegagalan dan penderitaan dalam hidupnya. Tidak ada orangtua yang ingin anaknya menjadi orang gagal atau menjadi orang yang tidak berguna. Namun, apa yang dilakukan dan dikatakan orangtua kadang-kadang, tanpa mereka sadari, telah menyebabkan anak mereka menjadi orang yang gagal. Bahkan lebih buruk lagi, anak mereka menjadi menderita dan tidak mampu merasakan kebahagiaan dalam kehidupan mereka. Jika pada masa kanak-kanak menderita, setelah dewasa akan sangat sulit untuk merasakan betapa indahnya kebahagiaan. Oleh karena itu, peran orangtua sangat penting bagi masa depan anak-anak. Bukan hanya persoalan masa depan finansial, melainkan juga persoalan kebahagiaan hidup.
Selasa, 15 November 2011
Aku butuh keajaiban
Serius, keadaanku sekarang ini sudah sangat menjepit. Aku merasa aku tidak berdaya, aku tidak tahu apalagi yang harus aku lakukan. Aku merasa lemah, aku merasa lelah. Apa pun yang aku lakukan sampai sekarang belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Apa pun yang aku lakukan berakhir dalam kegagalan. Sementara waktu terasa semakin sempit. Tekanan datang dari berbagai penjuru. Menekan mental dan pikiran saya. Badan dan pikiran terasa sakit. Stress dan depresi seperti orang gila. Tidak! Aku tidak ingin terus berada dalam keadaan yang sangat sulit ini. Aku yakin suatu saat nanti aku akan menemukan keberhasilan seperti yang aku impikan. Tuhan, bantu aku dengan kekuatan-Mu. Bantu aku untuk menemukan jalanku menuju kecemerlangan hidup. Aku yakin, suatu saat aku akan berhasil. Aku yakin aku akan bisa melakukan yang terbaik. Aku yakin, dengan kesabaran dan keyakinan dan usaha yang konsisten, aku akan sukses. Amin.
Jumat, 11 November 2011
SMS Cinta: Icha Chayank....
aku kirimkam SMS kepadanya: "Icha Chayank"....
dia bales: "gak kuat banget..."
gw bales lagi: "gotongan kalo gak kuat."
dia bales lagi: "eaea''
Icha Chayank..... betapa indah senyumanmu.
betapa indah bodimu.
mau gak jadi temanku?!?!?!
soalnya gw rada males pacaran...
buang2 waktu, buang2 duit....
kalo emang cocok, mendingan langsung nikah aja......
OK coy....?!?!
dia bales: "gak kuat banget..."
gw bales lagi: "gotongan kalo gak kuat."
dia bales lagi: "eaea''
Icha Chayank..... betapa indah senyumanmu.
betapa indah bodimu.
mau gak jadi temanku?!?!?!
soalnya gw rada males pacaran...
buang2 waktu, buang2 duit....
kalo emang cocok, mendingan langsung nikah aja......
OK coy....?!?!
Langganan:
Komentar (Atom)